Berita

Optimalisasi Pemasaran, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Rebranding MMT UMKM di Desa Gemuhblanten

  • 29-08-2026
  • gemuhblanten
  • 12

Gemuhblanten, Kendal – Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 175 melaksanakan program kerja rebranding MMT (spanduk/banner promosi usaha) bagi sejumlah Usaha Mikro dan Menengah di Desa Gemuhblanten. Program ini menyasar pelaku UMKM yang selama ini menggunakan MMT dengan desain yang kurang menarik, namun dinilai memiliki potensi usaha yang besar untuk terus berkembang, Jum’at (28/08/2026).

 

Program ini digagas karena Mahasiswa melihat masih banyak pelaku usaha UMKM yang belum memiliki media promosi yang memadai, salah satunya adalah MMT. Banyak MMT yang sudah usang dan pudar warnanya. Kondisi ini dinilai dapat menghambat perkembangan UMKM itu sendiri.

 

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa KKN lebih dahulu melakukan survei dan pemetaan terhadap sejumlah UMKM untuk mengidentifikasi usaha-usaha yang paling membutuhkan pembaruan tampilan MMT. Hasilnya mahasiswa KKN mendapatkan beberapa UMKM yang layak untuk mendapatkan rebranding MMT ini, mulai dari bengkel, warung, dan rumah produksi kerupuk.

 

Salah satu pemilik UMKM Kerupuk, Ibu Siti, yang menjadi sasaran program ini memberikan apresiasi yang sangat besar.

 

“Ibu sangat bersyukur dengan adanya pembuatan MMT ini, semoga pembuatan MMT ini dapat berdampak positif terhadap Ibu dan kalian semua”, ujarnya.

 

Menurutnya, tampilan MMT yang baru jauh lebih menarik dan mampu meningkatkan daya tarik untuk usahanya.

 

Senada dengan apresiasi tersebut, Koordinator Desa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo, Faza Kaunain, turut menyampaikan tujuan utama dari program kerja rebranding UMKM ini.

 

“Program kerja ini dirancang khusus untuk membantu para pelaku UMKM yang masih dalam tahap berkembang, agar tampilan MMT lebih menarik dan informatif. Kami berharap, melalui pembaruan tampilan MMT ini, aktivitas perdagangan para pelaku UMKM dapat semakin lancar dan semakin dikenal masyarakat luas”, jelasnya.

 

Program rebranding MMT UMKM ini menjadi salah satu bukti konkret bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

 

Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi pelaku UMKM  di Desa Gemuhblanten untuk terus berinovasi dan meningkat kualitas usahanya.

 

Melalui pendekatan yang sederhana namun tepat sasaran, mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo berupay amenghadirkan solusi nyata atas persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, yakni minimnya media promosi yang menarik dan representatif.

 

Penulis: TIM KKN UIN Walisongo Posko 175

Editor: Perangkat Desa Gemuhblanten

Share :